Sepanjang liburan , kami disibukkan dengan tugas
tugas semester yang harusnya uts tapi malah diliburkan karena UAS kelas XII.
Sehingga tugas tugas pun menumpuk , baik itu praktek maupun teori. kami pun harus
mengerjakan semua lks , walaupun ada yang belum
di ajarkan dan belum kami pahami . kemudian ada lagi satu tugas kelompok
, yaitu tugas bahasa inggris tentang
Research. Kami harus merelakan
beberapa hari dari liburan kami untuk pergi meneliti ke tempat tempat yang
bersejarah atau tempat yang lainnya
sesuai dengan keinginan kelompoknya masing masing.
Kebetulan aku dan kelompokku mendapatkan tempat research ke national
monument atau MONAS . Aku mendapatkan beberapa kendala dengan kelompokku saat akan melakukan
perjalanan ke monas, tapi aku sedikit memakluminya, karena dalam sebuah kelompok pasti selalu ada
kekurangan dan kelebihan, jadi kami pun
harus menutupi kekurangan tersebut supaya tugas nya cepat selesai tanpa
percekcokan yang tidak jelas.
Berikut ini sepenggal cerita tentang perjalanan kelompok kami dalam
melakukan perjalanan ke monas sampai dengan pulang nya.
Pagi pagi sekali , sekitar pukul 08.30 WIB aku dan salah satu temanku
berkumpul didepan sekolah (SMKN 4 Jakarta Utara). Lalu kami pun menunggu teman kami yang belum datang. Sejam pun telah
berlalu, kami pun mulai kesal Karena mereka belum datang juga ke sekolah. 15
menit setelah itu mereka baru datang , dan langsung mengajak kami untuk mencari
tempat duduk di depan sekolah untuk bermusyawarah terlebih dahulu.
Sesudah bermusyawarah kami pun memutuskan untuk pergi ke monas esok
hari dikarenakan matahari sudah mulai
meninggi . Lalu muncul di benak kami
kalau kami akan pulang terlambat, jadi kami pun memutuskan untuk tidak pergi
hari ini. Setelah selesai bermusyawarah, kami pun pulang ke rumah masing
masing.
Keesokan harinya , kami pun berkumpul lagi di sekolah pukul 09.30 WIB.
Selalu dan selalu teman kami yang satu itu datang terlambat lagi. Kami pun
sabar menunggu. Beberapa menit kemudian dia pun muncul seperti manusia yang
sedang kelelahan. Lalu kami pun segera berangkat menuju stasiun kereta cakung. Sesampainya di sana kami langsung
membeli tiket perjalanan menuju monument nasional
Satu
jam berlalu dan kereta pun mulai berhenti di stasiun juanda. Kami pun turun
dari kereta dan berjalan kaki menuju arah monas, tetapi karena waktu sudah
menunjukkan pukul 13.00 WIB , kami pun
singgah dulu ke mesjid istiqlal untuk melakukan sholat dzuhur. Setelah selesai
sholat , kami mengambil beberapa dokumentasi dari masjid tersebut dan bermain main sebentar seraya melihat keindahan masjid terbesar yang ada di ibukota
itu.
Setelah beberapa lama melepas kelelahan di dalam masjid istiqlal, kami
pun melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki lagi menuju national monument.
Sesampainya disana , kami langsung menuju gerbang tempat masuk menuju monument
nasional. Tapi , kami tidak diizinkan masuk oleh petugasnya dikarenakan
national monument telah tutup dan waktu pun sudah menunjukkan pukul 16.00 WIB .
Dengan sedikit kecewa, kami pun pulang ke rumah dan berencana untuk kembali
lagi pada hari senin.
Hari senin
pun tiba, aku dan kelompokku berkumpul kembali pukul 08.00 WIB di depan rumahku
karena takut terlambat lagi menuju national monument. Lalu, kami pun berangkat
seperti biasa menuju stasiun kereta. Kebetulan karena hari kerja, jadi kereta
nya lumayan kosong sehingga kami bisa mendapatkan tempat duduk. Beberapa menit
pun telah berlalu, akhirnya kami pun
sampai di stasiun juanda dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju
national monument.
Ketika telah sampai didepan gerbang masuk national monument, pintu
gerbangnya tertutup. Kami pun heran dan menunggu beberapa saat di depan gerbang sampai gerbangnya dibuka.
Tapi pintu gerbangnya tak kunjung dibuka, akhirnya kami pun bertanya pada salah
satu orang yang ada disana. Dan setelah kami bertanya, ternyata setiap hari
senin national monument ditutup, dan pengumuman itu sudah disiarkan di televisi sejak bulan januari 2015.
Akhirnya , dengan berat hati kami memutuskan untuk kembali kerumah dan
berencana kembali ke national monument hari rabu . Tapi kami tidak menyerah,
karena dibalik itu semua ada hikmahnya . kami tetap sabar dan semangat walaupun
sudah 3x ke national monument tanpa memperoleh hasil.
Hari
rabu pun tiba, kami berangkat pukul 10.30 WIB
menuju stasiun kereta seperti biasanya. Sesampainya di stasiun juanda
kami pun sholat dzuhur terlebih dahulu di mushola yang ada di stasiun itu, lalu
setelah selesai sholat kami pun langsung menuju national monument. Pada hari
itu national monument ramai oleh pengunjung. Disana juga banyak sekali orang
yang berjualan dan juga turis dari mancanegara serta rombongan anak smp yang
sedang melakukan observasi.
Lalu,
kami pun masuk ke dalam national monument dan membeli karcis untuk naik ke atas
puncak national monument. Untuk masuk ke puncak monas kami harus mengantri
selama kurang lebih setengah jam dikarenakan banyak sekali pengunjung yang
datang ke sana pada hari itu. setelah
mengantri cukup lama, tibalah giliran kami untuk naik ke atas puncak.
Sesampainya di atas puncak kami merasa senang karena bisa melihat keindahan
ibukota . Angin pun mulai berhembus sepoi sepoi.
Karena
hari sudah beranjak sore serta awan hitam yang mulai menutupi langit , kami
pun memutuskan untuk turun dan segera pulang. Sebelum pulang kami sholat ashar
di mushola yang ada di stasiun juanda . dikarenakan perut kami yang mulai
keroncongan, kami pun berhenti di salah satu indomaret yang ada disana .
kemudian kami pun membeli pop mie sebagai pengganjal perut. Setelah itu , kami
menunggu kereta yang datang. Setelah kereta datang, kami pun langsung naik
walaupun berdesak desakan karena berbarengan dengan orang yang baru pulang
bekerja. Setelah kereta sampai di stasiun cakung, kami pun pulang kerumah
masing masing.
Sekian
cerita perjalanan dari kami , walaupun melelahkan tapi menyenangkan . semoga
bermanfaat bagi kita semua